|
Culinary: "Wedang
Uwuh"
RadioSpin.com — "Wedang Uwuh", Uwuh
dalam bahasa Jawa artinya "sampah". Dijuluki uwuh karena ampas atau
bahan-bahan minuman ini ketika sudah bercampur tampak seperti sampah
tak berguna. Berbagai jenis herba yang menjadi isi kandungan wedang
uwuh di antaranya adalah rim pang jahe, serutan Wit kayu secang,
serutan kayu manis, cengkih, daun pala. Kadang ditambahkan pula
batang sereh atau daun jeruk. Bisa juga dibubuhi gula batu atau gula
merah.
Dilirik dari bahan dasarnya, tidak heran bila wedang uwuh memiliki
manfaat untuk kesehatan. Dari mulai jahe, rimpang yang satu ini
lebih dari sekadar bumbu dapur. Jahe sudah dikenal manjur mengusir
berbagai keluhan. Sifatnya yang panas bermanfaat sebagai penghangat.
Lebih dari itu, jahe, melalui banyak penelitian, terbukti manfaatnya
untuk melancarkan peredaran darah. Jahe bersifat antikoagulan (antipembekuan
darah) yang lebih hebat daripada bawang putih atau bawang merah.
Jahe juga mampu menurunkan kadar kolesterol karena bisa mengurangi
penyerapan kolesterol dalam darah dan hati. Penelitian yang
dilakukan para ahli di Jepang memperlihatkan, jahe dapat menurunkan
tekanan darah tinggi dengan jalan mengurangi laju aliran darah
perifer (aliran darah tepi).
Kayu manis memiliki sifat antioksidan dan membuat rasa wedang
menjadi lebih nikmat. Banyak herbalis meyakini bahwa campuran jahe
dan kayu manis berkhasiat untuk meningkatkan daya tahan tubuh karena
kandungan antioksidannya tinggi.
Konon, Wedang Uwuh kini digemari banyak orang, khususnya masyarakat
yang tinggal di kawasan Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
dan sekitarnya. Popularitas wedang ini ternyata juga sudah menembus
Ibu Kota dan beberapa kota besar di Indonesia lainnya. Tak sedikit
orang yang membawa oleh-oleh wedang uwuh siap seduh, sehabis
bertandang ke Yogyakarta.

<<< Kembali ke atas >>> |